You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Binduk di Jaktim Telah Layani 1.634 Warga
photo Nurito - Beritajakarta.id

Binduk di Jaktim Telah Layani 1.634 Warga

Sebanyak 1.634 warga mendapatkan layanan jemput bola dalam operasi bina kependudukan (Binduk) yang dilakukan Sudin Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Timur, periode Januari hingga awal Agustus ini.

Binduk tak hanya melayani warga pendatang namun jika ada warga ber KTP DKI yang datang tetap kita layani

Kepala Seksi Data Informasi dan Pengawasan Sudin Dukcapil Jakarta Timur, Budi Mulyaningsih mengatakan, layanan jemput bola ini untuk memberikan edukasi pada warga pendatang agar tertib dalam administrasi kependudukan.

"Sudah enam kali putaran Binduk kita gelar dan tercatat ada 1.634 warga yang dilayani. Binduk tak hanya melayani warga pendatang namun jika ada warga ber KTP DKI yang datang tetap kita layani," kata Budi Mulyaningsih  Rabu (8/8).

Operasi Binduk di Sunter Layani 56 Penghuni Apartemen

Menurutnya, dari 1.634 warga rinciannya adalah mendapatkan layanan Surat Keterangan Domisili Sementara (SKDS) sebanyak 1.536 warga. Kemudian pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) 17 warga, perekaman e KTP enam warga, konsultasi 28 warga. 

Selain itu ada 33 warga negara asing (WNA) yang terdata dokumen keimigrasiannya. Kemudian warga KTP DKI namun tidak sesuai domisili ada lima orang. Ada enam lokasi digelarnya Binduk ini.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5368 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1867 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1815 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1794 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1603 personAnita Karyati